Jurnalmahakam.com, Dalam rangka mengakselerasi proses revitalisasi desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) mengumumkan peluncuran program inovatif yang dikenal sebagai “Pendekar Idaman”. Program ini dirancang untuk menjadi agen perubahan yang signifikan dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Menanggapi kebutuhan mendesak akan tenaga ahli, Kepala DPMD Kukar, Ariyanto, menjelaskan hasil evaluasi program pada akhir tahun 2023 yang menyoroti perlunya peningkatan sumber daya manusia.
“Dalam menghadapi tantangan signifikan ini, kami mengalami penurunan jumlah tenaga ahli. Dari empat, hanya satu yang bertahan. Hal ini mendorong kami untuk segera mengisi kekosongan tersebut,” ungkap Ariyanto.
Proses rekrutmen tahun ini tidak hanya terbuka bagi tenaga ahli, tetapi juga untuk pendamping desa di tingkat kelurahan dan kecamatan. Walaupun antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi cukup tinggi, namun masih terdapat kekosongan untuk tiga tenaga ahli dan empat pendamping desa.
“Aktivitas seleksi saat ini telah mencapai tahap penilaian komprehensif, mencakup verifikasi dokumen, tes tertulis, dan sesi wawancara,” tambahnya.
Tim seleksi berkomitmen untuk segera mengumumkan hasil seleksi, yang akan membuka babak baru dalam perjalanan pembangunan desa Kukar.
Untuk informasi lebih lanjut dan prosedur pendaftaran yang terperinci, calon “Pendekar Idaman” dapat mengakses situs resmi DPMD Kukar atau menghubungi kantor Diskominfo Kukar.
(ADV/Diskominfo Kukar)










